Golongan Darah Kepribadian Berdasarkan Golongan Darah

Salah satu alasan Jepang mengembangkan teori indikator kepribadian berdasarkan golongan darah adalah sebagai reaksi terhadap stereotip etnis yang berasal dari Eropa. Di Eropa, golongan darah A lebih umum daripada B, sedangkan di Asia B lebih umum, sehingga orang Eropa bersikeras ras A lebih unggul daripada B (Takeji Furukawa (1927), 血液型と気質 Blood Type and Temperament).

Pada tahun 1927, Takeji Furukawa, seorang profesor di Sekolah Guru Wanita Tokyo, menerbitkan makalahnya "The Study of Temperament Through Blood Type" dalam jurnal ilmiah Psychological Research.

Ketertarikan publik terhadap teori ini semakin memudar di tahun 1930-an dan dipopulerkan kembali oleh Masahiko Nomi melalui buku-bukunya yang terbit antara tahun 1974 - 1978. Nomi sendiri berprofesi sebagai seorang jurnalis tanpa latar belakang medis (ia lulus dari departemen teknik Universitas Tokyo). Beberapa waktu setelah kematiannya pada tahun 1981, karya Masahiko Nomi dikatakan sebagian besar tidak terkendali dan anekdotal, serta metodologi kesimpulannya tidak jelas. Karena hal ini, ia sangat dikritik oleh komunitas psikologis Jepang, meskipun bukunya tetap populer.

Putranya, Toshitaka Nomi, terus mempromosikan teori dengan serangkaian buku dan dengan menjalankan Institute of Blood Type Humanics. Dia kemudian mendirikan Human Science ABO Center untuk penelitian dan publikasi lebih lanjut pada tahun 2004. (Blood Type Personality Theory)

Penasaran ingin mengetahui kepribadianmu berdasarkan golongan darah? Klik tombol yang sesuai dengan golongan darahmu di bawah ini.




Golongan Darah :

...
Golongan Darah :


COBA LAGI